Sedia Ember Sebelum Hujan

Sedia ember sebelum hujan, itulah pepatah yang gw pegang selama 2 minggu ini. Karpet di rumah kontrakan yang sudah hampir dua tahun gw tempati tiba2 basah sewaktu baru pulang dari kampus.
Waktu itu gw mikir “ini siapa yang numpahin air di karpet ya?, paling si nanda atau hari”
4 hari setelah itu, kejadian yang sam terulang lagi dan kali ini karpet yang basah hampir sepertiganya. Gw liat keatas, ternyata ada bekas tetesan air dari loteng rumah. Hadeeuhhhh….
Besoknya gw dan nanda coba perbaiki susunan genteng di atas. Ternyata memang ada satu buah genteng yang lepas. Kesokannya, hujan deras lagi dan alhamdulillah gak ada kebocoran. “MISSION ACCOMPLISHED”
Tapi, dua hari berikutnya, pas lagi hujan deras sederas2nya, gw lagi enak2nya didur di kosan, wajar lah ya denger tetesan air. Lama kelamaan, gw merasa ada yagn aneh, kayanya tetesan airnya gak Cuma di genteng rumah. Pass gw liat keluar kamar, buseeeeettttt, karpetnya udah basah lagi. -___-“
Besoknya gentengnya coba diperbaiki sama yang punya kosan, kirain udah baik lagi. Taunya masih netes aja, walaupun Cuma dikit. Sekarang lagi bingung, genteng bagian mana yang harus diperbaiki. Mungkin karna kontrak rumah gw yang udah hampir jatuh tempo, atau mungkin ini pertanda gw disuruh buru2 lulus biar gak nempatin rumah ini lagi. Entahlah, hanya tuhan dan genteng itu sendiri yang tau bagian mana yang bocor.
Yang jelas, sekarang cukup SEDIA EMBER SEBELUM HUJAN.
Sedia ember sebelum hujan, itulah pepatah yang gw pegang selama 2 minggu ini. Karpet di rumah kontrakan yang sudah hampir dua tahun gw tempati tiba2 basah sewaktu baru pulang dari kampus.
Waktu itu gw mikir “ini siapa yang numpahin air di karpet ya?, paling si nanda atau hari”
4 hari setelah itu, kejadian yang sam terulang lagi dan kali ini karpet yang basah hampir sepertiganya. Gw liat keatas, ternyata ada bekas tetesan air dari loteng rumah. Hadeeuhhhh….
Besoknya gw dan nanda coba perbaiki susunan genteng di atas. Ternyata memang ada satu buah genteng yang lepas. Kesokannya, hujan deras lagi dan alhamdulillah gak ada kebocoran. “MISSION ACCOMPLISHED”
Tapi, dua hari berikutnya, pas lagi hujan deras sederas2nya, gw lagi enak2nya didur di kosan, wajar lah ya denger tetesan air. Lama kelamaan, gw merasa ada yagn aneh, kayanya tetesan airnya gak Cuma di genteng rumah. Pass gw liat keluar kamar, buseeeeettttt, karpetnya udah basah lagi. -___-“
Besoknya gentengnya coba diperbaiki sama yang punya kosan, kirain udah baik lagi. Taunya masih netes aja, walaupun Cuma dikit. Sekarang lagi bingung, genteng bagian mana yang harus diperbaiki. Mungkin karna kontrak rumah gw yang udah hampir jatuh tempo, atau mungkin ini pertanda gw disuruh buru2 lulus biar gak nempatin rumah ini lagi. Entahlah, hanya tuhan dan genteng itu sendiri yang tau bagian mana yang bocor.
Yang jelas, sekarang cukup SEDIA EMBER SEBELUM HUJAN.
Ayam diskon 50%
Setelah sekian lama gak menulis, akhirnya tergerak juga hati ini untuk mengupdate isi blog ini. Sebenernya gw gak berhenti nulis, tapi akhir2 ini gw lebih banyak nulis di media lain, ya sebut saja TA atau tugas apa?.. Di TA gw juga gak nulis banyak, satu kalimat trus tidur, satu kalimat lagi trus makan, satu kalimat lagi trus facebookan, trus facebookan lagi dan tulisan di TA gak nambah-nambah..haha..
Gw coba buat flashback ke kejadian minggu lalu. Waktu itu hari minggu, tanggal 6 mei 2011. Paginya gw, mamaik dan cpx coba untuk menyibukkan diri untuk pergi ke gazibu. Gazibu kali ini beda, penuh dengan vespa2 dan pemiliknya yang habis pesta semalam. Sepertiga dari pasar gazibu terpaksa harus tergusur dikarenakan acara mereka. Kalo gak salah acaranya se-Asean. *geleng-geleng*
Karana gak nemu barang yang mau kami cari, sorenya, gw dan cpx pergi ke BIP, sedangkan si mamaik sibuk latihan badminton. Gw heran, tiap hari latihan tapi tetap gak bisa ngalahin gw. Haha..
Nyampe di BIP, gak terlalu banyak nanya2, si cpx beli kostum olahraga dan gw beli kemeja. Muter2 bentar dan sebelum pulang, kita sempetin buat mampir ke supermarket. Gw keinget dari kemaren pengen coba masak ayam krenyes kaya di KFC ataupun McD.
Disana gw liat ayam yg udah dibumbuin dari supermarketnya, paling Cuma dikasih kunyit doang dan di laber harganya tertulis diskon 50%. Sedikit tergoda, namun hati kecil gw berkata “masa ada ayam di diskon, ini mah ayam tiren”. Gak jadi gw ngambil ayam yang itu. Muter lagi dan ketemu ayam yang masih segar karna belum diberi bumbu dan gak ada diskon 50%. Gw langsung ambil ayam itu. Pas mau bayar di kasir, gw lewat lagi di ayam yang pertama tadi dan tiba2 si cpx bilang “udah di, ambil yang ini aja, diskon 50%, udah di bumbu juga, paling ayam tadi pagi, masih baguslah”. Merasa mendapat dukungan, akhirnya gw ambil ayam yang diskon tadi. Maklum, mahasiswa, pengennya yang murah2 aja.hahaha.
Setelah bayar di kasir, gw dan cpx pulang ke kosan masing-masing. Dengan semangat menggebu2 gw dan teman kosan gw langsung goreng tu ayam. Dalam sekejab jadilah seperti ini
Karna udah laper banget, langsung aja gw makan. Keliatannya sih bakal enak banget, tapiiii…. “nda, kok baunya kaya gini, agak busuk”. Awalnya si nanda gak ngerasain apa2 karna masih nyicipin bagian kulit2nya aja. Pas udah buka dalamnya dan dicium baunya.. hoekkkk…. (pasti udah kebayang kan gimana)
Gw coba buat ngegorengnya lagi, mungkin aja belum matang. Tapi, ya tetap aja, cuihhhhhh…
Gw gak abis pikir aja, kok bisa supermarket segede itu jual bahan makanan yang kaya gini.. fiuhh..
Hoyak Tabuik
Hoyak Tabuik adalah perayaan memperingati Hari Asyura (10 Muharam) yaitu mengenang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad Saw yaitu Saidina Hassan bin Ali yang wafat diracun serta Saidina Husein bin Ali yang gugur dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala, Iraq tanggal 10 Muharam 61 Hijrah (681 Masehi). Dalam pertempuran yang tidak seimbang itu, tubuh Imam Husain yang sudah wafat dirusak dengan tidak wajar. Kepala Imam Husein dipenggal oleh tentara Muawiyah. Kematian Imam Husein diratapi oleh kaum Muslim terutama Muslim Syiah di Timur Tengah dengan cara menyakiti tubuh mereka sendiri. Tradisi mengenang kematian cucu Rasulullah tersebut menyebar ke sejumlah negara dengan cara yang berbeda-beda. Di Indonesia, selain di Pariaman, ritual mengenang peristiwa tersebut juga diadakan di Bengkulu. Dalam perayaan memperingati wafatnya Husein bin Ali, tabuik melambangkan janji Muawiyah untuk menyerahkan tongkat kekhalifahan kepada umat Islam setelah Imam Husain meninggal. Namun, janji itu ternyata dilanggar dan malah mengangkat Jazid yaitu anaknya sebagai putera mahkota.
Sebagian Muslim percaya jenazah Husain diusung ke langit menggunakan Bouraq dengan peti jenazah yang disebut Tabot. Kendaraan Bouraq yang disimbolkan dengan wujud kuda gemuk berkepala wanita cantik menjadi bagian utama bangunan Tabuik. Awalnya Tabuik sebagai simbol ritual bagi pengikut Syi’ah untuk mengumpulkan potongan-potongan tubuh Imam Husein dan selama ritual itu para peserta berteriak “Hayya Husein, hayya Husein” atau yang berarti “Hidup Husein, hidup Husein”. Akan tetapi, di Pariaman teriakan tersebut telah berganti dimana para pengusung dan peserta Tabuik akan berteriak “Hoyak Hussein, hoyak Hussein” sambil menggoyang-goyangkan menara Tabuik yang berbentuk menara dan bersayap serta sebuah kepala manusia.
Festival Tabuik masuk kalender acara wisata Sumatra Barat dan kalender acara wisata nasional. Puluhan ribu orang dari pelosok Sumatra Barat dan perantau datang ke Pariaman hanya ingin melihat Festival Tabuik selama 14 hari. Upacara tabuik dapat dihadiri hingga sekitar 6.000 orang per hari dan 90.000 orang saat puncak acara
Acara Tabuik di Pariaman dan Ta’ziyeh di Iran memiliki kesamaan ritual yaitu untuk memperingati kematian Imam Hussein. Dalam perayaan ini masyarakat menyaksikan dua buah tabuik atau keranda setinggi 13 hingga 15 meter yang masing-masing diangkat oleh 20 lelaki. Mereka menggoyang-goyang, memutar-mutar, dan mengarak tabuik dari pusat kota menuju pantai. Lalu, pemain gendang tasa menepuk irama, mengiringi setiap liukan tabuik, dentamnya membangkitkan semangat. Di antara irama gendang terselip teriakan keras “Hoyak Hussein”.
Kata tabuik yang berasal dari bahasa Arab dapat mempunyai beberapa pengertian. Pertama, tabuik diartikan sebagai ‘keranda’ atau ‘peti mati’. Pengertian yang lain mengatakan bahwa tabuik artinya adalah peti pusaka peninggalan Nabi Musa yang digunakan untuk menyimpan naskah perjanjian Bani Israel dengan Allah. Tabut pada mulanya sebuah peti kayu yang dilapisi dengan emas sebagai tempat penyimpanan manuskrip Taurat yang ditulis di atas lempengan batu. Akan tetapi, Tabuik kali ini tidak lagi sebuah kotak peti kayu yang dilapisi oleh emas. Namun, yang diarak oleh warga Pariaman adalah sebuah replika menara tinggi yang terbuat dari bambu, kayu, rotan, dan berbagai macam hiasan. Puncak menara adalah sebuah hiasan yang berbentuk payung besar, dan bukan hanya di puncak, di beberapa sisi menara hiasan berbentuk payung-payung kecil juga terpasang berjuntai. Tidak seperti menara lazimnya, bagian sisi-sisi bawah Tabuik terkembang dua buah sayap. Di antara sisi-sisi sayap itu, terpasang pula ornamen ekor dan sebuah kepala manusia sepertinya wajah wanita lengkap dengan kerudung. Bambu-bambu besar menjadi pondasi sekaligus tempat pegangan untuk mengusung Tabuik yang terlihat kokoh dan sangat berat. Butuh banyak pria untuk mengangkatnya dan butuh banyak kucuran keringat untuk mengoyaknya.
Tradisi Tabuik telah terpelihara sejak 1829 oleh warga Pariaman. Perayaan Tabuik diselenggarakan setiap 1 hingga 10 Muharam. Ada beberapa versi mengenai asal-usul perayaan tabuik di Pariaman. Versi pertama mengatakan bahwa tabuik dibawa oleh orang-orang Arab (Muslim Syiah) yang datang ke Pulau Sumatera untuk berdagang. Sedangkan, versi lain berdasarkan catatan Snouck Hurgronje mengatakan bahwa tradisi Tabuik masuk ke Indonesia melalui dua gelombang. Gelombang pertama sekitar abad 14 M, tatkala Hikayat Muhammad diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu. Melalui buku itulah ritual tabuik dipelajari Anak Nagari. Sedangkan, gelombang kedua tabuik dibawa oleh tentara Cipei/Sepoy dari India penganut Islam Syiah yang dipimpin oleh Imam Kadar Ali. Pasukan itu berasal dari India yang oleh Inggris dijadikan serdadu ketika menguasai Bengkulu dari tangan Belanda sesuai Traktat London, 1824.
Dalam sejarah Pariaman, Tabuik pertama kali diperkenalkan serdadu Tamil yang menjadi bagian pasukan Inggris pimpinan Thomas Stamfort Raffles. Saat itu Inggris menguasai Bengkulu tahun 1826. Pasukan Tamil yang kebayakan Muslim setiap tahun menggelar pesta Tabuik dimana di Bengkulu bernama “Tabot”. Kegiatan ini kemudian diikuti pula oleh masyarakat yang ada di Bengkulu dan meluas hingga ke Panian, Padang, Pariaman, Maninjau, Pidi, Banda Aceh, Meulauboh dan Singkil. Dalam perkembangan berikutnya, ritual itu satu-persatu hilang dari daerah-daerah tersebut dan akhirnya hanya tinggal di dua tempat yaitu Bengkulu dengan sebutan Tabot dan Pariaman dengan sebutan Tabuik. Setelah perjanjian London 17 Maret 1829, Inggris harus meninggalkan Bengkulu dan menerima daerah jajahan Belanda di Singapura. Sebaliknya Belanda berhak atas daerah-daerah jajahan Inggris di Indonesia termasuk Bengkulu dan wilayah Sumatera lainnya. Serdadu Inggris harus meninggalkan Bengkulu, namun pasukan Tamil yang mayoritas Muslim memilih bertahan dan melarikan diri ke Pariaman, Sumatera Barat yang saat itu terkenal sebagai daerah pelabuhan yang ramai di pesisir barat pulau Sumatera. Karena pasukan Tamil mayoritas Muslim, mereka diterima masyarakat Pariaman yang memeluk Islam. Terjadilah pembauran sosial-budaya. Salah satu pembauran budaya ditunjukkan oleh Pesta Tabuik. Bahkan Tabuik akhirnya menjadi tradisi yang tidak terpisahkan dari kehidupan warga Pariaman. Di Pariaman, kemudian tabuik diselenggarakan oleh Anak Nagari dalam bentuk Tabuik Adat. Namun, seiring dengan banyaknya wisatawan yang datang untuk menyaksikannya, tahun 1974 pengelolaan tabuik diambil alih oleh pemerintah daerah setempat dan dijadikan Tabuik Wisata.
Pembuatan Tabuik
Tabuik dibuat oleh dua kelompok masyarakat Pariaman, yakni kelompok Pasar dan kelompok Subarang. Kedua tempat tersebut dipisahkan oleh aliran sungai yang membelah Kota Pariaman. Kelompok Tabuik Pasar terdiri dari gabungan 12 desa yang ada di kota Pariaman, sementara kelompok Tabuik Subarang terdari dari gabungan 14 desa lainnya. Dahulu, selama berlangsungnya pesta tabuik selalu diikuti dengan perkelahian antara warga dari daerah Pasar dan Subarang. Bahkan, ada beberapa pasangan suami-isteri yang berpisah dan masing-masing kembali ke daerah asalnya di Subarang dan Pasar. Setelah upacara tabuik berakhir, suami-istri tersebut kembali berkumpul dalam satu rumah. Walaupun korban terluka parah dalam perkelahian, namun ketika acara berakhir mereka bersatu kembali, sehingga suasana kembali tenang dan damai seperti semula.
Tabuik dibuat secara bersama-sama dan melibatkan ahli budaya dan sejarah, serta tokoh masyarakat. Masyarakat berkelompok dan saling bahu-membahu untuk membuat Tabuik dan mengaraknya. Pembuatan tabuik ini memakan biaya puluhan juta rupiah.
Tabuik dibuat oleh kedua tempat ini terdiri dari dua bagian yaitu bagian atas dan bawah yang tingginya dapat mencapai 15 meter. Bagian atas mewakili keranda berbentuk menara yang dihiasi dengan bunga dan kain beludru berwarna-warni. Sedangkan, bagian bawah berbentuk tubuh kuda, bersayap, berekor dan berkepala manusia berambut panjang. Kuda itu dibuat dari rotan dan bambu dengan dilapisi kain beludru halus warna hitam dan pada empat kakinya terdapat gambar kalajengking menghadap ke atas. Kuda tersebut adalah simbol Bouraq, kendaraan yang memiliki kemampuan terbang secepat kilat dan digunakan saat Isra’ Miraj Nabi Muhammad Saw. Buraq dipercaya membawa Imam Hussein ke langit.
Bagian tengah Tabuik berbentuk gapura petak yang ukurannya makin ke atas makin besar. Pada gapura itu ditempelkan motif ukiran khas Minangkabau. Di bagian bawah dan atas gapura ditancapkan bungo salapan atau delapan bunga berbentuk payung dengan dasar kertas warna bermotif ukiran atau batik. Puncak Tabuik dihiasi payung besar yang dibalut kain beludru dan kertas hias yang juga bermotif ukiran. Di atas payung ditancapkan patung burung merpati putih. Kaki Tabuik terdiri dari empat kayu balok bersilang dengan panjang sekitar 20 meter. Balok-balok itu digunakan untuk menggotong dan menghoyak Tabuik yang dilakukan sekitar 100 orang dewasa.
Upacara Tabuik
Pesta Tabuik ini, dulu dikenal sebagai ritual tolak bala, yang diselenggarakan setiap tanggal 1-10 Muharram. Tabuik dilukiskan sebagai “Bouraq”, binatang berbentuk kuda bersayap, berbadan tegap, berkepala manusia seperti wanita cantik, yang dipercaya telah membawa arwah Hasan dan Husein ke surga. Dengan dua peti jenazah yang berumbul-umbul seperti payung mahkota, tabuik tersebut memiliki tinggi antara 10-15 meter. Puncak Pesta Tabuik adalah bertemunya Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang. Kedua tabuik itu dihoyak dengan ditingkahi alat musik tambur dan gendang tasa. Petang hari kedua tabuik ini digotong menuju Pantai Gondoriah, dan menjelang matahari terbenam, kedua tabuik dibuang ke laut. Dikisahkan, setelah tabuik dibuang ke laut, saat itulah kendaraan bouraq membawa segala arak-arakan terbang ke surga.
Dalam acara pesta adat Tabuik yang lamanya sekitar 10 hari (1-10 Muharam), ada beberapa tahap yang harus dilalui, yaitu berikut ini.
1) pembuatan tabuik;
2) tabuik naik pangkat yaitu menyatukan tiap-tiap bagian tabuik;
3) maambiak tanah yaitu mengambil tanah yang dilakukan pada saat adzan Magrib. Pengambilan tanah tersebut mengandung makna simbolik bahwa manusia berasal dari tanah. Setelah diambil, tanah tadi diarak oleh ratusan orang dan akhirnya disimpan dalam daraga yang berukuran 3×3 meter, kemudian dibalut dengan kain putih, lalu diletakkan dalam peti bernama tabuik;
4) maambiak batang pisang yaitu mengambil batang pisang dan ditanamkan dekat pusara;
5) maarak panja atau jari yaitu mengarak panja yang berisi jari-jari palsu keliling kampung. Maarak panja merupakan pencerminan pemberitahuan kepada pengikut Husein bahwa jari-jari tangan Husein yang mati terbunuh telah ditemukan;
6) maarak sorban yaitu membawa sorban berkeliling dn menandakan bahwa Husein telah dipenggal; serta
7) membuang tabuik yaitu membawa tabuik ke pantai dan dibuang ke laut.
Selama sepuluh hari (1-10 Muharam), digelar pula berbagai penampilan seni budaya anak Nagari Pariaman, yakni Rabab Pariaman, Gandang Tassa, Randai, Lomba Baju Kuruang, Puisi dan Tari Minang. Selain itu digelar bazar dan pameran aneka produk usaha kecil dan menengah serta komoditi ekspor dari Pariaman. Ratusan ribu pengunjung berdatangan selama pesta “Tabuik”, baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara.
Pembukaan Pesta Tabuik ditandai Pawai Taaruf oleh ribuan pelajar dan masyarakat yang mengintari kota. Setelah Pawai Taaruf, pesta pun dimulai. Selama pesta yang lamanya 10 hari ada pertunjukan-pertunjukan lain, seperti Pawai tasawuf, pengajian yang melibatkan ibu-ibu dan murid-murid Tempat Pengajian Al Quran (TPA) dan madrasah se-Pariaman, grup drum band, tari-tarian, musik gambus, dan bahkan atraksi debus khas Pariaman. Menyertai acara pembukaan pada hari pertama juga digelar Festival Anak Nagari (permainan tradisional Pariaman), festival Tabuik Lenong dan diakhir pawai Muharam mengelilingi Kota Pariaman. Malam harinya digelar hiburan musik gambus di Lapangan Merdeka yang dihadiri ribuan penonton. Hari kedua, pembuatan Tabuik dimulai dengan pembuatan kerangka dasar Tabuik dari bahan kayu, bambu, dan rotan. Malam harinya, digelar kesenian tradisional “Randai”. Hari ketiga pengerjaan kerangka dasar Tabuik dilanjutkan, sedangkan di lapangan digelar kesenian organ tunggal menampilkan penyanyi-penyanyi lokal. Tanggal 4 Muharram selain melanjutkan pembuatan kerangka dasar Tabuik juga mulai dipersiapkan pembuatan kerangka Bouraq dan malam harinya warga Pariaman dihibur dengan film layar tancap di lapangan Merdeka.
Tabuik merupakan keranda bertingkat tiga yang terbuat dari kayu, rotan dan bambu dengan tinggi mencapai 15 meter dan berat sekitar 500 kilogram. Bagian bawah dan atas Tabuik nantinya akan disatukan dengan cara bagian atas diusung secara beramai-ramai untuk disatukan dengan bagian bawah. Setelah itu, berturut-turut dipasang sayap, ekor, bunga-bunga salapan dan terakhir kepala. Untuk menambah semangat para pengusung Tabuik akan diiringi dengan musik gendang tasa. Gendang tasa adalah sebutan bagi kelompok pemain gendang yang berjumlah tujuh orang. Mereka bertugas mengiringi acara penyatuan tabuik (tabuik naik pangkat). Gendang ini ada dua jenis. Jenis pertama disebut tasa didiang. Jenis ini dibuat dari tanah liat yang diolah sedemikian rupa, kemudian dikeringkan. Tasa didiang ini harus dipanaskan sebelum dimainkan. Jenis gendang kedua adalah yang terbuat dari plastik atau fiber dan dapat langsung dimainkan. Setelah penyatuan tabuik selesai, kedua tabuik yang merupakan personifikasi dari dua pasukan yang akan berperang dipajang berhadap-hadapan.
Menjelang sore penyatuan tabuik (tabuik naik pangkat), dikerumuni ratusan ribu orang, kedua tabuik itu diarak keliling Kota Pariaman. Masing-masing tabuik dibawa oleh delapan orang pria. Menjelang senja, kedua tabuik dipertemukan kembali di Pantai Gondoriah. Pertemuan kedua tabuik di Pantai Gondariah ini merupakan acara puncak dari upacara tabuik, karena tidak lama setelah itu keduanya akan diadukan (sebagaimana layaknya perang di Karbala). Menjelang matahari terbenam kedua tabuik dibuang ke laut yaitu Pantai Gondoriah. Prosesi pembuangan tabuik ke laut merupakan suatu bentuk kesepakatan masyarakat untuk membuang segenap sengketa dan perselisihan antar mereka. Selain itu, pembuangan tabuik juga melambangkan terbangnya buraq yang membawa jasad Husein ke Surga. Pantai Gondoriah merupakan tempat yang popular di kota Pariaman dan saat prosesi pembuangan itu dijubeli oleh ribuan manusia.
JSS Tripler – JustBeenPaid
Punya Uang, tapi tidak tahu mau diapakan? Bosan dengan bunga bank yang tidak mencapai 0.5%? Ingin mendapatkan profit 150-300% setiap 75 hari?
Sudah saatnya anda bergabung dengan JustBeenPaid. Salah satu bisnis investasi online yang sudah terpercaya.
Anda bisa mendapatkan profit 2% setiap harinya dari uang yang anda investasikan.
Anda bisa menghasilkan uang puluhan juta setiap bulannya. Tunggu apa lagi, saatnya bergabung dengan JusBeenPaid.
STOP DREAMING START ACTION
JSS Tripler merupakan sub program Bisnis Online dari Program utamanya Justbeenpaid
( JBP ) yang didirikan oleh seorang Internet Marketer Terkenal :
FREDERICK MANN ( Mr.FM )


JustBeenPaid merupakan Bisnis Online yang telah berdiri sejak tahun 2004 dan semakin populer di seluruh dunia termasuk Indonesia sejak 17 Februari 2011 dengan diluncurkan sebuah sub program Just Been Paid terbaru bernama JSS Tripler.
* Program-program dari justbeenpaid
1. JSS-Tripler ( Earn 2% per day )
2. JSS-Warp
3. JSS-Boster
4. JBP’s Sinergy Surf (Jss-Matrix )
5. JSS -Test Drive System (TDS)
* Income yang akan di dapatkan di JSS adalah mengikuti jumlah posisi yang dibeli:
Harga beli 1 posisi adalah $10
Contoh Perhitungannya adalah :
Jika membeli : 1 posisi ($10) x 2% = $0.2 x75 hari = $15 ( 150%)
: 4 posisi ($40) x 2% = $0.8 x75 hari = $60
:12 posisi ($120) x 2% = $2.4 x75 hari= $160
Berapa Profit yang anda peroleh ??????
Tergantung Berapa Posisi yang anda beli
Beli 1 Posisi senilai $10 = Profit Anda $0,2 perhari
Beli 10 Posisi senilai $100 = Profit Anda $2 perhari
Beli 100 Posisi senilai $1000 = Profit Anda $20 perhari
Beli 1.000 Posisi senilai $10.000 = Profit Anda $200 perhari
Setelah membeli posisi, Profit anda akan terupdate setiap hari selama 75 hari di member area JSS Tripler menu Financial.
Minimum invest $10 per 1 posisi.
lebih Idealnya invest $520 ( Boleh lebih )
contoh : $520 = 52 posisi x $0.2 = $10.4 per hari
- Anda bisa membeli posisi setiap hari dari hasil earning 2% ( compound )
Belilah posisi setiap hari sampai 40 hari, maka jumlah posisi anda menjadi 112 posisi di hari ke 40.
- 112 posisi x $ 0.2 = 22.4 $ / hari
- Di hari ke 41 s/d 75 hari = 35 hari, anda cukup ngumpul dan withdrawal ke Alertpay atau Liberty reserve .
Hasil yang di peroleh adalah :
$22,4 x 35 hari = $784 , modal + Profit tercapai dalam 75 hari, walau 52 posisi pertama ( expired ), anda masih mempunyai 60 posisi yang aktif , tidak perlu reinvest, di hari ke 76 mulai membeli posisi kembali sampai 40 hari,di hari ke 41 s/d 75 hari di kumpul dan di withdrawal kembali. sambil menunggu matrix cycle, Ikuti strategi ini, Anda akan mendapat profit setiap periode.
* Referral comission / Bonus Sponsor
- Level 1: 10% dari setiap posisi baru yang terjadi di level 1
- Level 2: 5% dari setiap posisi baru yang terjadi di level 2
- Level 3 dan seterusnya no Referral comission.
Jika anda ingin mengikuti program JSS Tripler, maka anda harus mendaftar dulu di program utamanya Just Been Paid.
Silahkan Daftar Gratis dulu agar anda lebih mengerti konsep Bisnis Online ini. Ikuti Panduan Mendaftar,Login di JSS Tripler Disini
Perbedaan Free Member dan Upgrade Member adalah:
- Free member total profit = 150%
- Upgarde member total profit 300% ( Jss tripler 150% + Jss Synergy Surf/Jss-matrix 150%)
1. Free Member ( Profit PASTI 150% )
Maksud dari Free Member disini adalah Member JSS Tripler yang tidak melakukan Upgrade ( $15/3bulan ) di program utama JustBeenPaid ( JBP ).
Setelah anda mendaftar di JustBeenPaid tadi, maka secara otomatis anda sudah menjadi Free Member di JSS Tripler. Walaupun sebagai Free Member, tapi anda sudah bisa mendapatkan profit dengan cara membeli posisi ( saham ) di JSS Tripler. Harga 1 Posisi / Saham = $10. Anda bisa membeli seberapa banyak Posisi yang anda mau. ( Maksimal membeli 250 posisi per 60 menit atau maksimal 500 posisi perhari )
Setiap Posisi yang anda beli PASTI mendapatkan Profit 2% per hari setiap jam 6 sore selama 75 hari ( termasuk sabtu dan minggu ). Dengan hasil akhir total profit PASTI 2% x 75hari = 150%
Pada hari ke-75, Posisi yang anda beli sudah matang / mature / hangus, tidak lagi menghasilkan profit. Anda bisa kembali membeli posisi dari uang profit yang anda dapatkan tadi 150% untuk bisa meningkatkan pendapatan anda setiap hari. Tapi ingat, anda tidak harus menunggu sampai masa 75 hari untuk bisa membeli posisi lagi.
Contoh Profit 150% :
Anda membeli 4 posisi = 4 posisi x $10 = $40
Setiap hari anda akan mendapatkan profit 2% dari setiap posisi yang anda miliki = $10 x 2% = $0.2
Total Profit 4 posisi = $0.2 x 4 posisi = $0.8 per hari selama 75 hari = $60 pada hari ke-75
Sepertinya kurang menarik ya, karena dengan $40 hanya dapat profit $60 setelah 75 hari.
Eits tunggu dulu! Ingat, ada compounding di sini. Anda bisa re-purchase position menggunakan earning. Setiap terkumpul $10 di balance, gunakan itu untuk membeli posisi baru. Saya contohkan lagi, misalnya Anda membeli 20 posisi senilai $200, maka setiap hari Anda akan mendapat $4. Nah, di hari ke-3 saja sudah ada $12 di balance JSS Tripler Anda, maka anda bisa menggunakan $10 darinya untuk membeli posisi baru (sisa $2). Jadi jumah posisi anda menjadi 21 posisi dan pada hari ke-4 komisi harian sudah bertambah menjadi $4.2. Demikian seterusnya Anda bisa lakukan compounding hingga dirasa cukup (terserah Anda sendiri, tapi jangan lupa untuk withdraw jangan compounding terus hehe…….)
*Tidak ada batasan minimum Posisi. Anda bisa membuktikan profit dari setiap Posisi yang anda beli, dan Buktikan dengan melihat perkembangan Profit anda setiap hari, serta anda bisa meningkatkan pembelian Posisi anda dari puluhan, ratusan bahkan ribuan posisi.
2. Upgrade Member ( Tambahan Profit 150% )
Saran kami……!!!! fokus di jss triple itu lebih penting untuk profit 2% perhari, pelan tapi pasti bonus JSS-Matrix akan menyusul seiring dengan mature/habis masanya setiap posisi yang anda beli
Selain mendapatkan profit 150% sebagai Free Member, anda bisa mendapatkan tambahan profit 150% lagi jika mengupgrade keanggotaan anda di JustBeenPaid, induk dari sub program JSS Tripler sebesar $15 untuk 3 bulan atau biaya perbulannya sebesar $5
Sebagai Upgrade Member untuk setiap 4 posisi yang anda miliki yang sudah 75 hari / mature / matang / hangus, maka anda berhak mendapatkan 1 posisi matrix di Just Been Paid ( JBP ) dan jika sudah cycle (2×2) anda akan mendapatkan $60 (150%).
Contoh Profit tambahan 150% jika anda upgrade :
- Ketika 4 posisi (sekaligus/satu persatu) di jsstripler anda expired langsung dapat bonus 1 posisi matrix
- Matrix yang diberikan akan diprioritaskan cyle dulan atau mendapatkan spillover duluan
- Waktu tempuh cycle (2×2) menjadi cepat dan dapat rebates $60
membeli 4 posisi sekaligus akan dapat 1 posisi di JSS-Matrix
membeli 8 posisi sekaligus akan dapat 2 posisi di JSS-Matrix
Anda memiliki 4 posisi JSS Tripler dengan nilai $40 ( modal awal anda ), lalu anda akan mendapatkan profit 150% sebesar $ 60 ( seperti perhitungan diatas ), kemudian untuk setiap 4 posisi anda tadi yang sudah mature / matang / hangus, maka secara otomatis akan berubah ( tentu saja jika anda upgrade ) menjadi 1 posisi di JBP matrix
Setelah matrix terisi penuh ( 6 posisi matrix ) maka disebut cycle dan anda profit lagi $60 (150%). Matrix akan cycler secara otomatis dan diatur oleh sistem, dan hanya posisi di JSS Tripler yang pembeliannya setelah upgrade di JBP yang diproyeksikan akan cycler, untuk pembelian posisi di JSS Tripler sebelum upgrade di JBP tidak diproyeksikan untuk cycler.
Dengan begitu berarti dari $40 yang Anda Investasikan di JSS Tripler, Total keseluruhan yang akan Anda dapatkan nantinya adalah $120 ( 3 x Lipat dari Investasi Awal Anda ). Inilah sebabnya kenapa program ini dinamakan JSS Tripler ( Modal investasi Anda akan menjadi 3x lipat dalam 75 hari ). Contoh diatas hanya memprediksikan jika anda membeli 4 posisi aja. Bagaimana jika anda membeli lebih dari 4 posisi. Silahkan kalkulasi sendiri.
TOTAL PENDAPATAN ANDA
150 % di JSS + 150 % di JBP = 300 %
Pendapatan 300 % hanya anda dapatkan jika anda upgrade member di JBP , jika tidak anda hanya akan mendapatkan keuntungan 150 % sebagai free member
Jangan Terlalu lama Berfikir, karena selagi Anda masih terus berfikir maka Orang-orang yang sudah membeli Posisi di JSS Tripler, akan terus menghasilkan $ setiap harinya…
KESIMPULANNYA:
1. Investasi minimal $10 saja.
2. Jangka waktu investasi tiap posisi hanya 75 hari( termasuk hari sabtu dan minggu)
3. Profit tidak terpengaruh dengan fluktuatifnya profit perusahaan, Profit Anda TETAP 2 % perhari.
4. Profit anda akan diupdate di member area setiap hari pukul 18.00 WIB
5. Total profit selama 75 hari 150% bagi free member, dan yang mau upgrade bisa mendapat profit 300%
6. Anda bisa membeli Posisi kapanpun anda mau tanpa menunggu hari ke-75
7. Profit harian yang anda dapatkan bisa langsung dipakai untuk membeli posisi baru ( compound ) tanpa harus menunggu hari ke-75.
8. Untuk memaksimalkan pendapatan anda, lakukan compounding ( reinvest / membeli posisi baru dari profit ) setiap mendapatkan profit $10.
9. Anda bisa menarik / withdrawal penghasilan anda kapanpun jika sudah mempunyai minimum $20 dan maksimal proses 3x24jam
10. Tidak harus mencari referral / downline. kalau pun bisa mencari downline lebih bagus, karena bonusnya lumayan Level 1 = 10%, Level 2 = 5% dari setiap pembelian posisi dari referral.
Dan Anda akan mendapatkan bonus $5 untuk level 1 ,$2.5 untuk level 2 untuk setiap matrix milik member anda sedalam 2 level yang cycle di postions matrix di JSS Synergy Surf (JSS-Matrix). Bonus ini berlaku untuk member yang Upgrade.
2. Panduan Mendaftar Liberty Reserve yang fungsinya untuk membeli posisi dan menarik profit Anda di JSS-Tripler. klik disini
3. Panduan Membeli Posisi di JSS-Tripler. klik disini
4. Panduan Melihat Profit Anda. klik disini
5. Memaksimalkan Profit Anda dengan Compound. klik disini
6. Panduan Withdrawal JSS-Tripler. klik disini
7. Panduan Untuk Mengaktifkan Free money $10. klik disini
Bagi yang berminat, silahkan kirim PM ke
- 085274670797 (adinul)
- FB : addinulichsan
- YM : addinulichsan
- PIN 27BE8818
Nanti akan diberikan penjelasan lebih lanjut dan akan diajarkan cara pemakaiannya
Pengalaman Tetap Nomor Satu
samisa urang manjalo ikan ko mak..
tantu jaleh lubuak nan baisi
dima taluak nan sati, tanjuang nan batuah
dek kami nan mudo ko,
alun tabedakan antaro baluik jo ula aia lai
kadang2 udang disangko biso juo
satajam2 mato rang mudo,
ndak ka tantu nan ma ikan jantan ma nan batino
Ayo Ngupil Bro…
Mungkin bagi semua orang, ngupil itu adalah kebiasaan jorok. Tapi gak tau kenapa, gw terlalu sering ngupil dimanapun tempatnya dan kapanpun waktunya. Hahaha. Jorok sih, tapi mau gimana lagi, gw paling gak nyaman kalau ada benda asing yg lengket2 itu gelayutan di lobang hidung gw.
Malahan kadang2 gw mikir, orang2 yg gengsi buat ngupil, mungkin aja lobang hidungnya udah penuh sama upil sampai2 susah buat bernafas.. sorry kalau lebay brooo
Tapi dibalik semua itu, kalau ditelaah lebih lanjut, upil mempunyai makna yang lebih dalam. Untuk mendapatkan upil dengan kualitas bagus, kita harus mengerahkan jari kelingking. Semakin dalam tusukan si jari, maka semakin banyak pula hasil yang diperoleh.
Tidak hanya itu, setelah didapatkan kumpulan upil tersebut, pastilah si pelaku merasa sangat senang dan puas, hingga tak mau membuangnya terlebih dahulu. Di gesek2 dulu di jari dan bahkan ada yg menempelkannya dibawah meja. Hahaha
Maka dari itu, gak perlu malu buat ngupil. Karna itu erupakan kesenangan tersendiri dan baik juga buat kesehatan..hahahah..
#salam Jorok
Pemilihan Langsung, masih perlukah untuk dipertahankan?
Semenjak tahun 2004, dalam pemilihan presiden, Indonesia telah menganut sistem pemilihan secara langsung baik itu pemilihan Presiden, Gubernur, Walikota, Bupati, bahkan sampai pada pemilihan ketua suatu organisasi pun memakai prinsip pemilihan secara langsung.
Secara kasat mata tidak ada yang salah dengan pemilihan langsung, dimana setiap orang diberi hak pilih untuk menentukan siapakah yang mereka inginkan untuk menjadi pemimpin dalam jangka waktu tertentu. Jelas, tidak hanya orang awam orang, gubernur sekalipun akan senang dengan peraturan ini. Tapi apakah, sistem yang dianut ini sudah benar atau belum?
Saya ingin mengutarakan pendapat tentang hal ini. Sejak tahun 2004, saya tidak pernah setuju dengan sistem pemilihan langsung di Indonesia. Alasannya Cuma satu, “Apakah si pemilih cudah cukup tahu dengan orang yg mereka pilih?”
Contoh kasusnya seperti ini, misalkan seorang nenek yang berada di pelosok. Darimanakah si nenek bisa mendapat info tentang calon pemimpinnya. Jangankan untuk nonton TV, makan 2kali sehari pun sudah cukup susah untuk memenuhinya. Jangankan si nenek, orang yang berintelektual sekelas mahasiswa pun belum tentu tahu dengan pemimpin mana yang punya kapasitas lebih baik. Pada akhirnya si nenek akan memilih orang di kertas suara yang memiliki rupa lebih jumawa, lebih gagah, dan lebih tegap di banding yang lainnya. Padahal belum tentu gagah juga isi otaknya.
Selanjutnya, saya coba melihat jauh kebelakang, bagaimanakah sistem pemilihan pemimpin di zaman rasulullah.
Dalam sejarah Islam dikenal berbagai mekanisme penetapan kepala negara, yakni pada masa Khulafaur Rasyidin; Abu Bakar ditetapkan berdasarkan pemilihan dengan musyawara terbuka, Umar ibn Khattab ditetapkan berdasarkan penunjukan kepala negara terdahulunya, Usman ibn Affan ditetapkan berdasarkan pemilihan dalam suatu dewan formatur, dan Ali ibn Abi Thalib ditetapkan berdasarkan pemilihan musyawarah dalam pertemuan terbuka
1. Khalifah Abu Bakar
Nabi Muhammad SAW tidak meninggalkan wasiat tentang siapa yang akan menggantikan beliau sebagai pemimpin politik umat Islam setelah beliau wafat. Beliau nampaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada kaum muslimin sendiri untuk menentukannya. Karena itulah, tidak lama setelah beliau wafat belum lagi jenazahnya dimakamkan, sejumlah tokoh Muhajirin dan Anshar berkumpul di balai kota Bani Sai’dah, Madinah. Mereka memusyawarahkan siapa yang akan menjadi pemimpin. Musyawarah itu berjalan cukup alot karena masing-masing pihak, baik Muhajirin maupun Anshar, sama-sama merasa berhak menjadi pemimpin umat Islam. Namun, dengan semangat yang tinggi, akhirnya, Abu Bakar terpilih. Rupanya, semangat keagamaan Abu Bakar mendapat penghargaan yang tinggi dari umat Islam
2. Khalifah Umar ibn Khattab
Ketika Abu Bakar sakit dan merasa ajalnya sudah dekat, beliau bermusyawarah dengan para pemuka sahabat, kemudian mengangkat Umar sebagai gantinya dengan maksud untuk mencegah kemungkinan terjadinya perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam.
3. Usman Ibn Affan
Untuk menentukan penggantinya, Umar tidak menempuh jalan yang dilakukan Abu Bakar. Dia menunjuk enam orang sahabat dan meminta kepada mereka untuk memilih salah seorang di antaranya menjadi khalifah. Enam orang tersebut adalah Usman, Ali, Thalhah, Zubair, Sa’ad ibn Abi Waqqas, dan Abdurrahman ibn Auf. Setelah Umar wafat, tim ini bermusyawarah dan berhasil menunjuk Usman sebagai khalifah, melaui persaingan yang agak ketat dengan Ali ibn Abi Thalib
4. Ali ibn Abi Thalib
Setelah Usman wafat, masyarakat beramai-ramai membaiat Ali ibn Abi Thalib sebagai khalifah. Ali memerintah hanya enam tahun. Selama masa pemerintahannya, ia menghadapi berbagai pergolakan. Tidak ada masa sedikitpun pada pemerintahannya yang dapat dikatakan stabil. Setelah menduduki jabatan khalifah, Ali memecat gubernur yang diangkat oleh Usman. Dia yakin pemberotakan-pemberontakan terjadi karena keteledoran mereka. Dia juga menarik kembali tanah yang dihadiahkan Usman kepada penduduk dengan menyerahkan hasil pendapatannya kepada Negara, dan memakai kembali sistem distribusi pajak tahunan di antara orang-orang Islam sebagaimana pernah diterapkan Umar.
Dari uraian diatas, sewaktu jaman rasulullah tidak pernah diterapkan sistem pemilihan langsung tersebut. Jadi, apakah sistem ini masih harus dipertahankan?
Santai wee lah…
Ondehh makkk.. sehari setelah gw bikin tulisan “sombongnyo lai kooo”, gw coba liat statistik jumah pembaca blog. Dan hasilnya kaya gini :
Hahaha…sumpah, kaget + ngakak guling2, biasanya mah kalau ada 10 orang aja yg baca tiap harinya, gw udah sujud syukur.hahaiii.. Sepertinya tulisan ini cukup kontroversial dan mungkin 95% pembacanya adalah anak UKM. Apalagi ada salah seorang anak UKM yang bilang “izin posting isi blog ke grup pengurus yo daaa”. Wah, penasaran juga nih liat komen anak2 UKM
Sehari setelah gw bikin tulisan itu, sorenya gw jogging di saraga. Setelah capek sprint 10 keliling (hahhaha, ngimmpiii), gw duduk di bangku yang ada di saraga. Eh tiba-tiba ada 3 orang memakai baju olahraga ITB berteriak “udaaaa”. Padahal jaraknya lumayan jauh. Langsung deh gw terharu sambil mengucurkan air mata, T.T
Malamnya, gw udah di kosan lagi dan baca tulisan itu lagi. Sisi lain hati gw berkata “wah, ntar malah gak ada yang bawa laptop ke sekre, atau gak ada lagi yang belajar di sekre, truss anak ukm jadi gak bikin tugas, gak bisa jawab soal UTS dan UAS, jadi merasa bersalah deh kalau gitu kejadiannya”
Intinya mah bukan untuk melarang anak2 UKM nge-laptop di sekre. Gimana caranya unit ini tetap berazaskan kekeluargaan. Jangan sampaii kaya himpunan deh, yang jangankan antar angkatan, dalam angkatan pun kadang2 tidak bertegur sapa kalau berpapasan. Kalau pengen nge-laptop ataupun duduk sendiri dipojokan sekre sambil meratapi nasib, itu mah terserah aja. Yang penting gimana caranya suasana kekeluargaan itu masih tetap tercipta. Terutama diantara kalian2 yang sedang mengurusi UKM. Kalau swasta dan alumni, posisi mereka sekarang sudah sebagai outsider, dan mereka punya cara sendiri untuk mendekatkan diri ke UKM. seperti uda Riko Rahmat yang dengan senang hati mmberikan tutorial kalkulus dan matemetika kepada adik2 tercinta.. haha peacee maikk. Atau uda Sadeli yang senantiasa membantu anak2 UKM yg ingin pulang kamoung naik pesawat.
kayanya gak perlu juga dijelasin panjang lebar. Bak kato urang gaek “ang kan samo2 lah gadang mah, pandai manimbang2 ma nan elok, ma nan indak”
Terakhir, spesial untuak adiak nan basuo di gelap nyawang, usah lah adiak sagan2 manyapo uda uni nyo. Mano tau kalau disapo, bisa dapek traktiran makan + alpukat kelapa.. hahaiiii
Tetap semangat wee lah buat UKM, semoga sukses DIES nya tahun ini dan makin JAYA.
Sombongnyo laii koo…
Hari ini pukul 10.30 gw udah nyampe kampus untuk kuliah Kebijakan Iklim di gedung SBM. Kali ini kuliah di isi oleh dosen tamu Bpk. Prof Rahmat Witoelar. Di akhir kuliah si bapak ngasih kuis yg menurut gw sangat susah untuk dijawab dibanding dengan kuis2 yang lain. Kira-kira pertanyaannya gini “kalau anda sudah lulus, anda memilih untuk menjadi orang kaya tapi tak peduli dengan lingkungan atau menjadi orang miskin yang peduli lingkungan”. Lima hari mikir juga gak bakal nemu jawabannya pakkkk!!!. Akhirnya gw jawab gini “kalau harus memilih, saya milih buat jadi orang kaya yang gak peduli lingkungan karena saya yakin teman2 saya yang miskin pasti sudah peduli dengan lingkungan” hahhaa.. mother of god
Jam stengah 1 kuliah berakhir, gw dan sohib gw si arga pengen cari makan. Kita mampis dulu ke sekre UKM, mana tau ada orang2 yang mau diajak makan juga. Pas gw lewat depan sekre, ada tiga orang anak 2011 lagi ngobrol. Gw lewat pas didepan mereka, dan gak seorangpun yg menegur kita. Waktu itu gw coba berpikiran positif aja, mungkin aja mereka lagi sibuk ngobrol tentang UTS mereka minggu ini samapai2 gak ngeliat kita jalan di depannya. Gw intip kedalam sekre, cuma ada anak2 2011 yang gak semuanya gw tau namanya. Akhirnya, gw dan arga makan Cuma berdua di gelap nyawang, udah kaya maho aja..haha
Pas udah beres makan, dan mau keluar dari warung makan, gw berpapasan sama cewek yg familiar bgt, gw nanya ke si arga “ga, itu anak UKM kan”. “iyo day”. Kali ini gw malah ngomong sendiri “sombong nyo lai ga, stel lengah se nyo, padahal den caliak bana kalau nyo mancaliak wak mah, sudahtu malengah nyo lai, maleset nyo mah”. (yang gak ngerti bahasa minang, intinya Cuma ini, si cewek sombong banget, padahal gw tau persis kalau dia ngeliat kita pas berpapasan).
Setelah makan, gw balik lagi ke sekre buat solat zuhur. Ambil wudhu dan solat di lantai 2 sekre, disana gw ngeliat anak2 2010 lagi “maota-ota” (re : ngobrol). Setelah solat, pindah ke sekre bawah, disana gw ngeliat beberapa anak2 2010 dan 2011 yang sibuk dengan laptopnya. Gw Cuma duduk di kursi sambil liat2 keadaan, siapa tau ada yg bisa diajak ngobrol. Ternyata memang udah pada sombong semua anak2 UKM, atau mereka memang sibuk nugas dengan laptopnya. Oh iya, waktu itu di sekre juga ada si imran yg gk jelas kerjanya ngapain, kayanya nasibnya juga sama gw. Hahhaa..
Karna muak dengan suasana di sekre, akhirnya gw cabut sambil ngoceh di dalam hati “lah salah kaderisasi preman ko sadonyo mah” (eh, gak semuanya juga sih, hahhaa)
Mungkin karna jaman udah beda kali ya, atau karna gw udah tingkat 4 dan sudah waktunya untuk di depak dari sekre yang dulunya sudah seperti kosan ke-2. Ambil positifnya saja, mungkin sudah saatnya gw menyibukkan diri di lab atau berdiam diri di kosan memikirkan keberlangsungan Tugas Akhir gw..hahhaa
Surat Untuk Indonesia
Iseng2, saya ngoprek2 isi folder di komputer, dan ternyata setahun yang lalu saya pernah membuat sebuah surat untuk indonesia yang hanyadi save di komputer butut ini.Kira2 isi suratnya seperti ini
Bandung, 5 Maret 2011
Hei, kawanku yang bernama Indonesia
Apa kabar? Aku dengar akhir-akhir ini kamu sering murung. Orang-orang bilang kamu sedang terluka, tidak lagi seceria dulu lagi. Mungkin karena kamu sudah terlalu tua, atau mungkin karena aku yang hampir melupakanmu.
Indonesia,
Hari ini, saat aku menulis surat ini, tepat tanggal 5 Maret 2011 pukul 08.00, aku juga turut bersedih melihat keadaanmu. Bagaimana tidak, saat tetanggamu sudah mulai bergerak melangkah ke dunia luar, putra putrimu malah masi terlarut dalam alam mimpinya, masih bersetubuh dengan bantal dan gulingnya. Putra-putri yang harusnya mengibarkan benderamu, putra putri yang harusnya megumandangkan dengan lantang ikrar pancasilamu, seolah-olah buta dan tuli dengan nasib mereka sendiri
Aku tahu itu tidak hanya itu yang membuatmu menangis, mungkin kamu sedih karena tidak lagi bisa memberikan kebahagiaan kepada bocah-bocah saat ini seperti yang kamu berikan kepadaku saat aku kecil dulu. Bagaimana tidak, sebuah TV hitam putih yang dulu menjadi favorit anak-anak di minggu pagi, telah berubah menjadi layar datar yang 17” dengan processor canggihnya yang bisa membawa anak-anak melampaui batas alam imajinasinya yang akan merusak selubung otak kiri mereka. Tidak ada lagi layangan di pagi hari, tidak ada lagi petak umpet di komplek-komplek rumah. Semua berubah begitu cepat. Ayah sibuk memperebutkan sebuah kursi di gedung pemerintahan, Ibu pun telah lupa bahwa sudah harus menanak nasi dan lauk di sore hari.
Kawanku Indonesia,
Aku yakin kamu tak selemah itu. Ini bukan masalah besar bagimu. Tenang saja, kumu masih punya aku, teman-temanku dan putra putri ibu pertiwi lainnya yang tidak akan lagi membiarkanmu terluka. Kamilah yang akan menerbangkan kembali burung garuda, yang akan kembali mengibarkan sang saka. Seperti lirik lagu Iwan Fals “Tak sanggup aku melihat lukamu kawan dicumbu lalat, tak kuat aku melihat jeritmu kawan melebihi dentum meriam”. Percayalah itu
Salam,
Putra Putri Ibu pertiwi









